Jumat, 21 November 2014

M8 KPLI PKK (Lingkungan)



M8 KPLI PKK (Lingkungan)

 

Pemanasan Global Akibat Ulah Manusia


kata-kata pemanasan global sudah tidak asing lagi di kuping kita,banyak orang hanya mengucap tetapi tidak ada tindakan sedikit pun untuk mencegah pemanasan global tersebut



Terpapar Radiasi, Debu dan Racun


apapun yang berada di bumi kita harus kita jaga....
bukankah manusia di turunkan ke bumi menjadi khalifah untuk merawat, menjaga, dan memanfaatkan ilmu pengetahuan di dalamnya


Bisnis dan Polusi Udara 



Mengurangi eksploitasi SDA, membuat energi ramah lingkungan.... Adalah Salah satu upaya mengurangi global warning


Universitas Terhijau


Sangat menginspirasi bagi perguruan tinggi yang belum memiliki status green campus.Mungkin akan banyak manfaat dengan adanya status green campus,apalagi yang diakui oleh dunia. Tidak hanya hutan atau taman wisata, ternyata kmpus jg bisa memberikan kontribusi dalam menghijaukan bumi kita.



Senin, 13 Oktober 2014

JURNAL KIMIA

 STUDI PEMBUATAN MIKROKAPSUL SITRONELAL DENGAN PENYALUT KITOSAN 

 
41614110002-Tatak Sajiwo
UNIVERSITAS MERCUBUANA
T. Industri

ABSTRAK 

Penelitian ini dilakukan dengan membuat mikrokapsul sitronelal kemudian dianalisis dengan menggunakan UV-Vis dan SEM. Analisis UV-Vis dilakukan untuk mengetahui kadar sitronelal dalam mikrokaspul dan analisis SEM dilakukan untuk mengetahui perbedaan profil image permukaan mikrokapsul. Panjang gelombang maksimal sitronelal yang diperoleh dari analisis UV-Vis sebesar 293,00 cm-1. Pembuatan 

 PENDAHULUAN
ž Sitronelal merupakan minyak atsiri yang memiliki aroma khas dan bersifat mudah menguap pada temperatur ruang [1]. Karena bersifat mudah menguap pada temperatur ruang maka dapat dimanfaatkan untuk reppelent effect. Oleh karena itu perlu dilakukan perlakuan khusus yaitu mikroenkapsulasi.
žMikroenkapsulasi merupakan teknik yang digunakan untuk melapisi suatu senyawa (yang berwujud padat, cair, maupun gas) dengan suatu polimer yang berukuran sangat kecil (mikron) [2]. Polimer yang digunakan adalah kitosan
 
 TINJAUAN PUSTAKA
žLia Listianingsih, Elvina Dhiaul Iftitah*, Siti Mariyah Ulfa
žJurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya
žJl. Veteran Malang 65145
ž*Alamat korespondensi, Tel : +62-341-575838, Fax : +62-341-575835
žEmail: vin_iftitah@ub.ac.id
ž
ž
ž KIMIA.STUDENTJOURNAL, Vol. 2, No. 1, pp. 301-305, 
 
 
 METODE PENELITIAN BAHAN DAN ALAT
Bahan dan alat yang digunakan adalah sitronelal dari emerck, kitosan sintetis, asam asetat 1%, NaOH p.a dan minyak kelapa.
ž Alat-alat gelas, motor rotary dan stirer, shaker, sentrifuse, timbangan, botol sampel, FREEZE DRYER MODEL FD-81, Spektrofotometer UV-Vis Simadzu 1601A dan seperangkat alat SEM TM3000 HITACHI
žBerikut Prosedur dan Metode cara Penelitian
       Prosedur
1. Pembuatan Mikrokapsul Sitronelal
2.
Penentuan Kadar Sitronelal dalam Mikrokapsul dengan UV-Vis
3.
Pengamatan Profil Permukaan Mikrokapsul dengan SEM

HASIL DAN PEMBAHASAN 
žProses mikroenkapsulasi sitronelal dengan kitosan menghasilkan mikrokapsul sitronelal berupa serbuk berwarna putih yang memiliki aroma khas dari 
    sitronelal. Hasil variasi yang telah di lakukan :
 

 
 
žAnalisis SEM dilakukan untuk mengetahui perbedaan profil permukaan antara mikrokaspul tanpa sitronelal dan mikrokapsul dengan sitronelal. Namun demikian pada konsentrasi kitosan 0,9% terjadi penurunan kadar sitronelal di dalam mikrokapsul sitronelal. Hal tersebut dimungkinkan karena konsentrasi penyalut yang tinggi dapat menurunkan retensi sitronelal dan dinding penyalut yang terbentuk tidak terlalu kuat sehingga menyebabkan senyawa yang mudah menguap hilang
 
KESIMPULAN
 Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan kadar sitronelal di dalam mikrokapsul sitronelal dipengaruhi oleh konsentrasi penyalut (kitosan). Konsidi optimum mikrokapsul sitronelal diperoleh pada konsentrasi kitosan 0,5% dengan kadar sitronelal dalam mikrokapsul sitronelal sebesar 23,59ppm. 
 
 DAFTAR PUSTAKA
1.Gunawan, D., dan Mulyani, S., 2010, Ilmu Obat Alam (Farmakognosi), Jilid I,Penebar Swadaya, Jakarta
2.Rosalita, Y. N., 2008, Emulsifikasi Untuk Mikroenkapsulasi PropranololHidroklorida Dengan Penyalut Alginat, Fakultas Matematika dan Ilmu PengetahuanAlam, Institut Pertanian Bogor, Bogor
3.Hsieh, Wen-Chuan., Chih-Pong, Chang., and Ying-Lin Gao., 2006, Controlled releaseproperties of Chitosan encapsulated volatile Citronella Oil microcapsules bythermal treatments, Biointerfaces, Vol:53, hal 209-214
4.Herdini., Latifah, K. D., dan Sugita, P., 2010, Disolusi Mikroenkapsulasi Kurkumin TersalutGel Kitosan-Alginat-Glutaraldehida, Makara Sains, Vol:14(1), hal 57-62
5.Sugindro, Etik M., dan Joshita D., 2008, Pembuatan dan Mikroenkapsulasi EkstrakEtanol Biji Jinten Hitam Pahit (Nigella Sativa Linn.), Majalah Ilmu Kefarmasian,Vol:2(2), hal 57-66
6.Sugita, P., Napthaleni, M. K., dan Tuti, W., 2010, Enkapsulasi Ketoprofen dengan Kitosan-Alginat Berdasarkan
Jenis dan Ragam Konsentrasi Tween 80 dan Span 80, Makara Science.Vol 14(2), hal 107-112
 
 
 
 

Sabtu, 27 September 2014



Cara Menghemat Bahan Bakar

Mengantisipasi dikuranginya pasokan bahan bakar bensin dibatasi, kalangan  penguna sepeda motor berinisiatif mencampur bahan bakar. misalnya premium dicampur dengan Pertamax. tujuannya, menaikkan kadar oktan dengan harga yang masih relatif terjangkau. sebab, semakin tinggi angka oktannya, semakin lama bensin itu terbakar spontan.
Nah, salah satu cara menaikkan oktan dengan mengoplos bensin premium dengan Pertamax. premium dengan angka oktan 88 sedangkan Pertamax 92. Pencampuran ini bisa dinamakan Premium Plus.
Cara menghitung nilai oktan Premium Plus sangat mudah. Sederhana, angka oktan bisa dihitung. Jika Premium dengan oktan 88 dicampur Pertamax dengan oktan 92.
Maka hitungannya
·         50 : 50 adalah (88+92) dibagi 2, yaitu sekitar 90.
 Jika komposisinya berbeda, tinggal disesuaikan presentasenya.
secara hargapun Premium Plus bisa dihitung. dengan asumsi pengoplosan fifty-fifty, angkanya didapat dari harga Premium ditambah Pertamax dibagi dua. Yakni
·         Rp 6.500+Rp.11.000 dibagi 2 = Rp, 8.750
Lebih murah dan terjangkau dengan Premium Plus.  
Tes cairan peningkat oktan

Banyak beredar peningkat oktan bensin. mampu menghemat 30-40%. dengan menambah aditif ke bensin jenis Premium bisa seperti Pertamax, atau Pertamax bisa jadi Pertamax Plus.

Contoh sample 1 produk peningkat oktan model cair merek Norival Energy fuel enhancer tipe G (Gold). Harga Rp 45 ribu, tiap 1 botol kecil isi 12 ml terkandung minyak atsiri murni. Diteteskan ke bensin dengan perbandingan 1 ml untuk 15 liter, atau 2 tetes untuk 1 liter.

Emisi Mobil Pada 2021 Uni Eropa Perketat

Milan Pada 2021, Uni Eropa akan memberikan aturan emisi baru (CO2)kepada mobil-mobil. Bila sekarang ini ditetapkan batasnya 132g/km, pada 2021, setiap kendaraan rata-rata harus 95g/km. Sehingga, para produsen mobil harus menggunakan mesin yang lebih efisien.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Transport&Environment, di mana mereka juga memantau kemajuan teknologi mobil, menyebutkan kalau Fiat dan BMW sulit mencapai target sesuai tepat waktu. Fiat, kata mereka bisa kehilangan target satu tahun, sedang BMW tiga tahun.
Dan beberapa produsen mobil
Ø  Toyota
Ø  PSA/Peugeot-Citroen
Ø  Renault
Ø  Ford,
mengatakan akan mencapai target Co2 sebelum batas waktu. Tapi
Ø  volkswagen dan
Ø  Nissan
masih dalam jawal untuk mencapai 2021. 

  
Subsidi BBM 2015 Dipatok Rp 276 Triliun

Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat,  memutuskan alokasi subsidi bahan bakar minyak (BBM) dalam Rancangan (APBN) 2015 Rp 276 triliun.
jumlah itu dibagi dengan
Ø  Premium sebesar Rp 108,3 triliun,
Ø  minyak tanah Rp 6,1 triliun,
Ø  dan solar sebesar Rp 80,2 triliun.
Tapi subsidi LPG 3 kilogram dianggarkan Rp 55,1 triliun.
Pemerintah juga memberikan subsidi untuk
Ø  biodisel Rp 1.500 per liter
Ø  dan bioethanol Rp 2.000 per liter ,
Ø  serta LGV Rp 4,2 miliar,
sehingga total subsidi menjadi sebesar Rp 276 triliun.
 
Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Edy Hermantoro menuturkan, subsidi yang dikeluarkan dalam usulan pemerintah lebih hemat Rp 14,6 triliun. Subsidi BBM diusulkan sebesar Rp 280,6 triliun. Adapun, dalam APBN Perubahan 2014, subsidi BBM yang dianggarkan pemerintah mencapai Rp 291,2 triliun. jadi terdapat selisih sebesar Rp 10,5 triliun.

Kadar CO2 Capai Titik Tertinggi


Konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) bulan ini akan menembus 400 bagian per juta. Konsentrasi setinggi itu terakhir kali terjadi pada era Pliocene, 3-5 juta tahun silam.  

Dua alat di Mauna Loa, Hawaii, Amerika Serikat, menunjukkan, konsentrasi CO2 mencapai 400,03 ppm, . 

 Gas karbon dioksida adalah salah satu jenis dari gas rumah kaca yang menahan radiasi panas di atmosfer  mengakibatkan kenaikan suhu bumi. Gas CO2 paling banyak dihasilkan pembakaran bahan bakar fosil. 

beberapa peralatan di Arktik mencatat konsentrasi CO2 melampaui 400 ppm, lebih dari setahun lalu. berdasarkan data itu, konsentrasi rata-rata global bisa melampaui batas 400 ppm tahun depan.
  
"Kita akan mencapai konsentrasi gas karbon dioksida 450 ppm hanya dalam beberapa puluh tahun ke depan. Ini mengingatkan kita betapa tak terkontrolnya percobaan pada planet ini," ujar Michael Mann, ahli iklim dari Pennsylvania State University.

Pengamatan gas CO2 dilakukan secara menerus sejak Maret 1958 di Gunung Mauna Loa, Hawaii. Pencatatan gas didokumentasikan dalam grafik Keeling Curve diambil dari nama Charles Keeling yang pertama kali melakukan observasi CO2 di Mauna Loa pada 1958. Konsentrasi saat itu 317 ppm. Sejak itu, hasil pencatatan menunjukkan peningkatan cepat.