Selasa, 24 November 2015

PENGENDALIAN DYNAMICS INVENTORY



PENGENDALIAN PERSEDIAAN MENGGUNAKAN PEDEKATAN DYNAMIC INVENTORY

PENDAHULAUN
            Persediaan merupakan sumberdaya yang disimpan untuk memenuhi kebutuhan sekarang maupun kebutuhan yang akan datang. Kurang optimalnya kebijakan pengendalian persediaan yang digunankan oleh perusahaan sering kali mengakibatkan kelebihan persediaan(overstock) bahan kemas roll yang ditunjukan dengan tingginya nilai Days of Inventory (DOI)
1.      Tingkat ketersediaan (availability)Ukuran ini menunjukkan kemampuan sistem persediaan dalam memenuhi permintaan pemakai tanpa ditunda. Ukuran ini biasa disebut dengan tingkat pelayanan  (service  level).
2.      Total biaya persediaan Total biaya persediaan adalah biaya
operasional yang diperlukan untuk pengadaan  dan  pengoperasianpersediaan  selama  horisonperencanaan. Total biaya persediaan terdiri dari [5]:
v   Biaya pemesanan (order cost) Merupakan  semua  pengeluaran yang ditimbulkan  untuk mendatangkan barang dari luar.
v  Biaya persediaan (holding cost) Merupakan  semua  pengeluaran yang timbul akibat penyimpanan barang,  terdiri  dari  biaya penyusutan tanah, bangunan dan peralatan;  biaya  administrasi pergudangan; gaji pegawai gudang; biaya listrik; dan biaya modal.

Klasifikasi  Kebijakan  Pengendalian Persediaan Berdasarkan Tipe Informasi Permintaan yang Digunakan Berdasarkan  tipe  informasi permintaan yang digunakan, kebijakan pengendalian  persediaan  dapat diklasifikasikan sebagai berikut pendekatan berdasarkan penggunaan persediaan dimana kebijakan  pengendalian  persediaanmengasumsikan  bahwa  tidak  tersedia informasi permintaan di awal horison perencanaan, parameter kebijakan diperoleH berdasarkan distribusi probabilitas dari permintaan  historis,  keputusan pengendalian persediaan dibuat pada waktu sebenarnya;  pendekatan  berdasarkan kebutuhan masa depan dimana kebijakan pengendalian persediaan mengasumsikan bahwa terdapat informasi permintaan di awal  dalam bentuk pesanan  maupun peramalan. Klasifikasi kebijakan


Kebijakan (r,Q)
            Pada kebijakan  waktu diskrit, tingkat persediaan dikendalikan pada awal dari setiap periode. Suatu kuantitas yang pasti dipesan ketika posisi persediaan turun dibawah titik pemesanan kembali . Jumlah yang dipesan akan diterima setelah  periode. Kuantitas pemesanan  dihitung dengan memperhatikan keseimbangannya terhadap biaya persediaan dan biaya pemesanan. Sedangkan nilai optimal  dihitung untuk  mencukupi permintaan selama interval perlindungan (Lead time ditambah suatu periode dasar) dan dapat dihitung dengan mempertimbangkan suatu target service level. Jika  diasumsikan  permintaan berdistribusi normal dengan rata – rata  dan standar deviasi  . Parameter optimal dari kebijakan  diberikan dengan persamaan (2-5) dimana  adalah  probabilitas  distribusi  normal  standar (standard normal probability distribution), adalah target siklus service level, biaya pemesanan tetap  adalah tingkat biaya persediaan.

Simulasi Spreadsheet
Simulasi  spreadsheet  mengacu pada penggunaan spreadsheet sebagai alat
untuk menggambarkan model simulasi, pelaksanaan percobaan, pengukuran kinerja model perhitungan, dan laporan yang dihasilkan. Untuk menyusun suatu simulasi dalam spreadsheet, terlebih dahulu harus dilakukan klasifikasi sel dalam model spreadsheet berdasarkan isinya. Berikut ini merupakan klasifikasi sel dalam model spreadsheet berdasarkan isinya
MODEL MATEMATIS KEBIJAKAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN DINAMIS

            Pada  kebijakan   sistem dikendalikan pada setiap periode dasar peramalan. Pada awal dari setiap periode , jika posisi persediaan  turun dibawah titik pemesanan kembali  sejumlah  dipesan. Jumlah yang dipesan akan tiba setelah periode . Perubahan persediaan pada kebijakan .

KESIMPULAN DAN SARAN
            Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kebijakan pengendalian persediaan yang dapat menurunkan nilai DOI, meminimasi total biaya persediaan, dan tetap dapat memenuhi target service level perusahaan adalah kebijakan pengendalian persediaan dinamis  dengan mempertimbangkan

DAFTAR PUSTAKA
1.      Babai, Mohamed Zied, and Dallery, Yves, (2006), An Analysis of Forecast Based Reorder Point Policies : The Benefit of Using Forecasts, dalam 12 th IFAC  Symposium  on  Information Control Problem in Manufacturing (INCOM06), Saint-Etienne, France.
2.      Babai, Mohamed Zied, and Dallery, Yves, (2006), A Dynamic Inventory Control Policy Under Demand, Yield, and Lead Time Uncerteinties, dalam J@TI Undip, Vol IV, No 3, September 2009  211 IEEE SSSM (Service Systems and Service Management), Troyes, France.
3.      Bahagia, Senator N., Sistem Inventori, Penerbit ITB, Bandung, 2006.
4.      Pujawan, I Nyoman, (2005), Supply Chain Management, Penerbit Guna Widya, Surabaya.
5.      Zulfikarijah, Fien, (2005), Manajemen Persediaan,  Penerbit  Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar